Pola Konsumsi Kopi yang Benar Agar Tidak Berdampak Negatif pada Tubuh

Meskipun menjadi salah satu jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat selain teh, namun faktanya cukup banyak dari mereka yang mengeluh mendapatkan efek negatif dari kopi. Kepala yang pusing, perut mules, muntah hingga diare menjadi beberapa dampak negatif yang cukup sering dirasakan.

Pertanyaannya, kenapa hal tersebut bisa terjadi? Bukankah kopi memiliki manfaat, terutama untuk menjaga kesegaran tubuh dan menstabilkan gula darah?

Nah, selain salah memilih produk kopi, pola konsumsi kopi yang salah menjadi salah satu sebab kenapa seseorang mengalami efek buruk setelah minum kopi. Oleh karenanya, mengetahui bagaimana pola konsumsi kopi yang benar menjadi hal penting agar dampak negatif tersebut tidak terjadi –terutama pada diri Anda.

Cara Mengkonsumsi Kopi yang Benar Untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Sebenarnya, kopi bisa menjadi salah satu minuman yang menyehatkan ketika dipilih dan dinikmati dengan benar. Perlu diketahui, kandungan di dalam kopi secara periodik mampu menstimulasi kinerja otak sehingga produktivitas bisa meningkat. Selain itu, kopi juga cukup efektif untuk mencegah gangguan saraf, termasuk Alzheimer.

Lantas, bagaimana cara mengonsumsi kopi yang benar agar dampak buruk konsumsi tidak terjadi dan tubuh menjadi lebih sehat? Simak tips berikut!

Memilih kopi yang tepat

Sebagaimana disinggung di awal, dampak buruk minum kopi bagi kesehatan tubuh bermula ketika Anda salah dalam memilih kopi. Memang, ada banyak sekali produk kopi di pasaran yang tersedia dengan rentang harga yang berbeda-beda pula.

Nah, untuk mendapatkan manfaat kopi yang lebih baik, Anda sebaiknya memilih kopi organik. Kopi organik adalah kopi murni yang tidak dicampur dengan bahan lain termasuk gula dan bahan kimia lainnya. Memang, harga dari kopi ini cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kopi sachet dan umumnya dihidangkan tanpa tambahan gula.

Ketahui batasan tubuh untuk minum kopi

Terlalu banyak minum kopi juga bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Biasanya, poin ini terjadi pada seseorang yang kecanduan kopi sehingga bisa menghabiskan beberapa cangkir kopi dalam sehari.

Dalam hal ini, Anda perlu untuk mengetahui batasan maksimal mengkonsumsi kopi yang aman. Batasan minum kopi ini sebenarnya berbeda-beda dari setiap individu, terutama tergantung dari pola aktivitas yang dilakukannya. Hanya saja, untuk konsumsi yang aman, batasi minum kopi hanya sekitar 2 hingga 3 cangkir saja sehari dengan jarak waktu konsumsi yang cukup panjang.

Hindari terlalu banyak tambahan pemanis

Pada dasarnya, kopi memiliki rasa pahit. Meskipun sebenarnya rasa pahit kopi tersebut bisa hilang dengan proses pembuatan kopi yang benar terutama pada jenis kopi specialty, tetap saja banyak penikmat kopi yang menambahkan pemanis. Tentu, tujuan dari penambahan pemanis adalah untuk menetralkan rasa pahit agar kopi lebih bisa diterima lidah.

Perlu diketahui, penambahan pemanis yang berlebihan pada kopi justru akan menimbulkan efek negatif. Reaksi yang terjadi dari kopi dan bahan pemanis bisa membuat sakit perut dan pada pola konsumsi jangka panjang, ada bahaya diabetes yang mengancam.

Oleh karenanya, jika memungkinkan, hindari menambahkan pemanis pada kopi. Biarkan rasa kopi apa adanya untuk dinikmati. Selain itu, Anda juga bisa mencoba jenis kopi specialty yang memiliki spektrum rasa kopi yang unik.

Nah, beberapa hal di atas bisa menjadi tips mengkonsumsi kopi yang benar agar efek buruk konsumsi tidak terjadi dan manfaat kopi akan didapatkan dengan lebih maksimal. Sebagai tambahan, ada baiknya jika Anda tidak meminum kopi dalam keadaan perut kosong karena akan memicu kenaikan pada asam lambung. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar